Hello Katabah!
Kalau ada yang bertanya: “Bagaimanakah Cara Menguasai Banyak
Bahasa Asing, Selain Bahasa Inggris?”
Saya jawab dengan tips dari seorang jago bahasa Arab yang
rumahnya dipadati buku bahasa Arab pula dan sedikit pengalaman saya sebagai
pecinta bahasa.
Seorang jago bahasa Arab menyarankan agar saya menguasai satu
bahasa asing dulu, baru ditambah dengan bahasa asing lain. Tips ini beliau
sampaikan seiringan tips menjadi penerjemah, yakni: untuk mampu menerjemahkan
dengan baik, maka kita harus menguasai kedua bahasa (bahasa sumber dan bahasa
target).
Dulu, saya menangkap pesan di atas bahwa kata menguasai itu
harus jago. Ternyata sekarang fakta sudah menjawab bahwa kata “menguasai” bisa saja
diartikan jago salah satu bahasa asing, bisa juga memahami sebagian teori
bahasa asing.
Sebagai contoh, saya baru memahami beberapa teori grammar
bahasa Inggris dengan agak baik. Dengan modal ini, maka saya memiliki pola
tersendiri sesuai kemampuan dan minat saya ketika ingin belajar bahasa asing
yang lain, seperti bahasa Arab, Jepang dan Mandarin.
Bahkan ketika ingin membeli buku belajar bahasa juga, saya
sudah memiliki kriteria buku apa yang harus saya beli. Jangankan buku, jenis
kamus pun, saya sudah memiliki kriteria sendiri.
Ketika membeli buku yang tidak sesuai kriteria saya sendiri
karena stoknya belum ada di toko buku, maka saya mempelajari buku bahasa asing
tersebut dengan cara random, misal: dari bab 1 lompat ke bab 3, kemudian bab 9,
mundur lagi ke bab 2. Meskipun mungkin bagi orang lain ini tidak sistematis,
tapi saya merasa lebih nyaman daripada harus per bab yang menyebabkan mata saya
cepat ngantuk.
Tidak hanya itu, ketika saya ikut les private beberapa
pertemuan bahasa Arab. Saya-lah yang lebih sering mengusulkan materi apa yang
ingin dipelajari pada hari bersangkutan. Kemudian guru saya menyesuaikan,
apakah mungkin diajarkan atau harus ada materi sebelumnya dulu.
Ada yang punya tips lain?
Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading
"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
No comments:
Post a Comment