Hello Katabah!
Mungkin teman-teman pernah mendengar obrolan seperti ini:
“Hati-hati lho belajar bahasa Arab! Salah fathah, maka salah
maknanya. Salah panjang-pendek, maka salah artinya, bahkan bisa berbahaya dan
berdosa!” Ini sering saya dengar.
Kalau ungkapan di atas membuat kita semakin semangat belajar
bahasa Arab, maka boleh-boleh saja dituruti. Namun kalau membuat kita takut
belajar bahasa Arab, maka lupakanlah, lupakanlah dan lupakanlah!
Saya berpendapat bahwa kesalahan kita dalam membaca bahasa
Arab memang bisa mengubah arti, tapi itu bukan petaka dan neraka. Kesalahan
dalam satu atau dua kata ketika belajar tidak akan menjadi dosa. InsyaAllah!
Kita juga kadang-kadang suka mendengar orang salah ucap dalam
bahasa Indonesia. Tapi karena sudah paham bahasa Indonesia, maka kita akan
memahaminya tidak secara harfiah. Alhasil pesan sebenarnya tetap saja
tersampaikan dengan benar dan dapat kita pahami.
Jadi, berhentilah takut salah satu kata dua kata! Karena
Tuhan Maha Mengetahui usaha dan maksud kita. Begitu juga para ulama, seandainya
mereka memiliki tingkat kearifan tinggi, maka tidak mungkin memarahi kesalahan
bahasa Arab kita. Bahkan mungkin saja mereka bangga kepada kita walaupun bahasa
Arab kita masih terbata-bata dan sering salah (Ini sudah terbukti oleh saya
ketika ngobrol enggak nyambung dengan Syaikh dari Mesir).
Dengan demikian, beranikanlah! Jangan mau ditakuti ustadz
gadungan! Jangan pula kita menakut-nakuti orang yang mau belajar bahasa Arab
dengan terbata-bata!
Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading
"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
No comments:
Post a Comment