Kehadiran teknologi itu
kadang-kadang membuat orang senang, kadang-kadang membuat orang bingung hingga
tak mau menerima. Begitu juga dengan Bitcoin, ada orang yang menerimanya dengan
antusias, ada juga yang menolak dengan bermuka masam. Hmmmm
“Pokoknya saya tidak mau
trading Bitcoin karena harganya naik/turun terus,” kata sebagian orang yang tak
suka Bitcoin.
Sayangnya, mereka tidak
tahu Bitcoin trading sebenarnya. Jangankan mencoba langsung, membacanya juga
tidak. Tapi herannya, mereka mau mencap Bitcoin jelek. Inilah manusia…, tidak
perlu aneh…!
Jawaban saya untuk harga
yang berubah-ubah:
Harga berubah-ubah itu
sebenarnya tidak hanya terjadi di Bitcoin, tapi di pasar nyata juga terjadi.
Misalnya, kita jualan
alat-alat komputer di sebuah pasar komputer seperti Kandaga Bandung. Banyak
orang berjualan barang yang sama, yaitu komputer. Tapi mereka banyak yang
memasang harga berbeda-beda, bukan? Kenapa ini tidak aneh?
Bahkan ini juga bisa
terjadi:
Minggu pertama, kita
beli laptop seharga Rp 5 juta. Minggu kedua, kita bisa beli laptop dengan harga
Rp 4,5 juta. La, kenapa turun harganya ya? Padahal di toko lain menjual Rp 5,5
juta.
Penurunan harga ini bisa
terjadi ketika penjual sudah memperoleh keuntungan dari yang lain, misalnya, ia
telah mendapatkan keuntungan dari penjualan handphone. Maka penurunan harga
dari Rp 5 juta menjadi Rp 4,5 juta itu merupakan salah satu bentuk promosi.
Jangankan produk
komputer, para pedagang di pasar tradisional juga ada yang menjual barang tanpa
untung sedikitpun, bahkan rugi. Untuk apa? Untuk mempertahankan pelanggan agar
tidak lari ke pedagang lain.
Misalnya: Jengkol dijual
murah dengan kerugian Rp 1.000. Si pedagang akan mengambil keuntungan dari
sayuran lain, misalnya harga pete biasanya dijual Rp 10.000, sekarang jadi Rp
11.000. Inilah seni dalam berdagang.
Semoga ilustrasi bisnis
komputer dan jengkol di atas dapat sedikit menjawab pertanyaan: “Kenapa harga
Bitcoin berubah-ubah”?
Salah satu membuat
orang-orang ketakutan oleh Bitcoin adalah mungkin karena perubahannya yang
sangat cepat karena sudah melibatkan teknologi informasi.
Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading
"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
No comments:
Post a Comment