Hello Katabah!
Tentang fi’il bahasa
Arab memang cukup sederhana karena terdiri atas: fi’il madhi (sudah), mudhari’
(sedang/akan), amar (perintah) dan nahyi (larangan).
Namun yang membuat para
pemula mengerenyitkan dahinya adalah ketika diminta mengikuti perubahan bentuk
dari masing-masing fi’il. Hanya mengikuti isim dlammir saja, kita sudah mengikuti
ketentuan 14 dlammir.
Contoh fi’il madhi:
حَفِظَ
(telah menyimpan)
وَضَعَ
(telah meletakkan)
غَنَّى
(telah bernyanyi)
اَكْرَمَ
(telah memuliakan)
اَلَمَ
(telah menyakitkan)
Contoh fi’il mudhari’:
يَحْفَظُ
(sedang/akan menyimpan)
يَضَعُ
(sedang/akan meletakkan)
يُغَنِّى
(sedang/akan bernyanyi)
يُكْرِمُ
(sedang/akan memuliakan)
يُؤْلِمُ
(sedang/akan menyakitkan)
Contoh fi’il amar:
اِحَفَظْ
(Simpanlah!)
ضَعْ
(Letakkanlah!)
غَنِّ
(Bernyanyilah!)
اَكْرِمْ
(Muliakanlah!)
اَلِمْ
(Sakitilah!)
Contoh fi’il nahyi:
لَاتَحْفَظْ
(Jangan simpan!)
لَاتَضَعْ
(Jangan letakkan!)
لَاتُغَنِّ
(Jangan bernyanyi!)
لَاتُكْرِمْ
(Jangan muliakan!)
لَاتُؤْلِمْ
(Jangan sakiti!)
Catatan untuk harokat
huruf alif pada kata اَلَمَ seharusnya panjang, tapi saya masih belum
bisa membuat fathah panjang seperti mad wajib muttashil atau mad wajib
munfashil. Dengan demikian, kata اَلَمَ memiliki
4 huruf, bukan tiga huruf.
Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading
"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
No comments:
Post a Comment